



Jakarta – Sinergi Digital bersama Metrodata Academy baru saja menyelenggarakan acara eksklusif bertajuk “Mewujudkan Tata Kelola dan Kepatuhan dalam Implementasi Kecerdasan Artifisial Tingkat Enterprise yang Aman di Segala Infrastruktur” pada Selasa, 19 Mei 2026 di Discovery SCBD, Jakarta.
Acara invitation only ini berhasil menghadirkan para decision maker, pemimpin IT, dan perwakilan organisasi sektor publik meliputi pemerintahan, badan usaha, universitas, dan NGO, untuk mendalami implementasi AI yang aman, bertanggung jawab, dan sesuai regulasi.
Para pembicara utama menyampaikan paparan sesuai bidang keahliannya:
- Prof. Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc., IPU., Presiden KORIKA, memaparkan pendekatan regulasi AI di Indonesia serta pentingnya fondasi kebijakan yang mendukung inovasi sekaligus menjamin keamanan dan kepatuhan nasional.
- Hairil Izwan J., Regional Director South-East Asia CompTIA, dan Goutama Bachtiar, Subject Matter Expert CompTIA, memaparkan terkait roadmap pembelajaran dan sertifikasi AI yang diperlukan untuk membangun kompetensi SDM di Indonesia agar siap menghadapi era AI enterprise.
- Beny Ibrani, Microsoft Cloud & AI Architect, mempresentasikan solusi Microsoft AI terkini, termasuk arsitektur cloud yang aman dan skalabel untuk implementasi AI di lingkungan enterprise.
- Dhewa Yoga perwakilan Sinergi Digital membagikan berbagai use case nyata yang telah dan sedang dikerjakan perusahaan dalam proyek-proyek AI di berbagai sektor, memberikan gambaran praktis tantangan dan keberhasilan implementasi di lapangan.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB ini membahas empat pokok utama: fondasi implementasi AI yang terstandarisasi, praktik integrasi AI yang aman dan terkendali, kepatuhan terhadap regulasi serta tata kelola AI, serta strategi adopsi AI di sektor publik.
Sesi Penutup yang Interaktif di akhir acara berupa sesi workshop dan diskusi panel yang sangat dinamis. Peserta antusias menyampaikan banyak pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai tantangan AI yang dihadapi di perusahaan dan organisasi masing-masing. Diskusi ini menjadi wadah berharga untuk saling bertukar insight dan solusi antar praktisi.
“Kami sangat senang melihat antusiasme peserta yang tinggi. Diskusi dan workshop di akhir sesi menunjukkan bahwa kebutuhan akan pengetahuan mendalam seputar tata kelola dan implementasi AI yang aman semakin mendesak di Indonesia,” ujar Dhewa yang memoderatori sesi workshop di penghujung acara.
Acara ini didukung penuh oleh KORIKA, CompTIA, dan Microsoft, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan penyedia teknologi untuk mempercepat adopsi AI yang bertanggung jawab di tanah air.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan semakin banyak organisasi di Indonesia yang dapat mengimplementasikan AI secara strategis, aman, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.



